.::8 Bulan Menegangkan::.

Assalamualaikum wr.wb

Waktu sudah menunjukan jam 21.59 wib, didaerah bandung dan sekitarnya n saya baru selesai dengan pekerjaan d humz, waktunya nunggu suami tercinta pulang ˆ³ˆ. . Baru ngerasain jadi istri+calon ibu itu rasanya wow. Dd dalam kandungan juga usianya sudah 8 bulan menginjak 9 bulan n itu membuat saya berdebar-debar menunggu kelahiran debay sayang. Tiap hari dd’y selalu bergerak kadang menendang-nendang, menyikut, menoleh-noleh (rasa’y d dalam.. hihi) kadang juga ngerasain bentuk kakinya saya pegang. Jika sudah d pegang n d elus-elus (hehe, kya apa ja) pasti posisinya berubah, pokoknya membuat uminya d luar jadi penasaran kira-kira sedang apa ych ?? (kepo bnget, hehe). Jujur tapi itu membuat bahagia walaupun tendangan dari dd’y itu lumayan kuat n kadang mengguncangkan badan umi’y dari luar yang imut-imut g’mana gitu tapi itu lah letak sensasinya… 😀

Tanggal 31 Januari, kita juga mengabadikan dengan berfoto ria dengan debay yang masih dalam kandungan n dengan perut yang membesar. Berharap klo debay dah lahir n dewasa bisa liat n menceritakan bagaimana saat uminya mengandung 🙂

Gambar

Hujan di bulan Desember

Assalamualaikum wr.wb

Hari ini bertepatan tanggal 14 Desember 2013, sambil mendengarkan lagu fatin “DIA, DIA, DIA “dan hujan hari ini bertemu dengan keringnya tanah coklat.. :). Tepat juga usia kandunganku 7 bulan di minggu ke-28. Apa yang aku rasakan sekarang, mmm.. berdebar entah campur aduk coz ini pengalaman pertamaku mengandung, ulalala…dedenya juga semakin hari sering bergerak-gerak, menyundul-nyundul perut uminya °≈° ♥

Ya Rabb..langit yang redup mengantarkan setetes air yang di rindukan bumi..
meninggalkan gemericik alunan merdu..
Hujan yang datang malam ini bagaikan peri-peri kecil yang memberikan kehidupan..
daun-daun seakan bergoyang dengan lemah gemulai menyambutnya.. 🙂 🙂

Cinta Kita

Assalamualaikum wr.wb..

Sudah 7 bulan berlalu aku menyandang gelar sebagai seorang istri. Banyak hal-hal yang aku lakukan sebagai seorang istri, kadang menyenangkan kadang pula membosankan tapi lebih banyak menyenangkan dari pada sebagai pekerja yang berhadapan dengan pekerjaan dan monoton. Alhamdulillah, aku diberikan suami yang baik, sabar dan lucu..hehe :D. Tingkahnya yang selalu aku rindukan setiap pulang kerja ia selalu menggodaku, dengan menatap wajahnya aku sudah merasakan cintanya mengalir kepada hatiku, ah aku seperti lebay tapi itu yang aku rasakan.. tak henti-hentinya aku selalu mengucapkan kata “aku mencintai suamiku karena allah swt” d dalam hatiku saja. Aku memang tergolong orang yg pemalu jadi semua yang aku rasakan aku simpan dalam hati saja. Aku tahu suamiku juga mencintaiku dengan segala kekurangan yang ada d dalam diriku, dia menerimaku apa adanya. Segala cara ia lakukan demi membahagiakanku. Suamiku orang yang sangat melindungiku dengan caranya dia selalu memperhatikan kesehatanku walaupun dia tidak memperhatikan dirinya… pokoknya suamiku the best dech..

Kebahagianku juga bertambah saat allah swt, mengamanahiku untuk mempunyai baby… Aku hamil, kebahagiaanku dan suamiku bertambah sempurna. Setiap pagi ia tak pernah lupa mengecupku dan selalu bercakap-cakap dengan dd d dalam kandunganku sebelum berangkat kerja. Aku sangat bersyukur sekali, sekarang usia kandunganku sudah memasuki 6 bulan.

Alunan yang merdu yaitu suaramu
menciptakan getaran-getaran indah dalam hati
jika alunan itu tak terdengar lagi maka rindu itu mencambuk jiwaku
aku akan selalu mengingat alunan yang merdu itu saat pertama kali engkau menaruh janji
Janji indah kepada sang maha pencipta.
bila esok alunan itu tak terdengar lagi, kemana lagi aku akan mencari.
…….. Mungkin Sang Rabb akan menyimpanannya di suatu tempat
…….. tempat yang begitu kekal, dan aku akan bertemu kembali
…….. kembali mendengar merdunya alunan suaramu itu…

DSC_0449

Aku titipkan cintaku kepada Rabbku,,, Suamiku “Reza”

Terselip makna tak berujung kata

Jiwa kesepian

Hatiku kini berbicara banyak sekali..
Ketika gelap itu menyelimutiku begitu lama sekali..
Kini terasa ada serpihan gelora-gelora yang menyandang sejenak dihatiku,.
Entah, aku tidak tahu rasanya berwarna hingga terlena hanyut kedalam keindahannya..
Kini cahaya itu mulai hidup, sejenak aku menatapnya begitu terasa namun belum nyata..
Rasanya jiwaku menari-nari mencoba menyambut kegembiraan itu..
Melupakan kesedihan yang berlarut-larut tak kunjung hilang.. 
Ya Rabb hamba memohon lindungi dan jaga cahaya yang masih kecil itu..
Hamba sadar itu adalah pintu penghubungku agar kelak aku dapat berjalan berjumpa dengaMU..

♥rain and sun♥

Ampunilah Aku

ampunillah aku

Jiwaku, mengapa engkau menangis ?

Apakah engkau telah menemukan kelemahanku ?

Betapa pilunya air matamu yang pedih menikam hati, untuk sebuah kesalahan yang tidak engkau ketahui.

Sampai kapan engkau akan meratapi diri?

Tidak lagi yang masih kumiliki kecuali kata yang menerjemahkan semburat impian sebagai gejolak ambisi atau hidayahmu.

Jiwaku, cermatilah aku.

Hidupku hanya terpayung oleh ajaranmu.

Sementara perihnya deritaku mengiringi lika-liku langkahmu.

Hatiku yang dulu begitu perkasa menempati sebuah singgasana kini hanya meringkuk bak budak terhina.

Kesadaranmu juga pernah mengikrarkan kesetiaan persahabatan namun kini malah balik memusuhiku.

Dulu, masa remajaku adalah harapanku namun kini justru mengancam kelemahanku.

Jiwaku, mengapa tuntutanmu sungguh berlimpah ?

Telah kujauhi pesona duniawi demi mengikuti petuah arah yang engkau wajibkan untuk kuikuti.

Bersikaplah adil padaku atau sekalian undanglah sang maut agar aku bebas.

Lantaran mahkotamu sendiri adalah keadilan itu.

Jiwaku, maafkanlah aku, ampunilah aku !

Engkau telah meriasiku dengan cinta-kasihmu hingga aku tak lagi kuasa menyanggahnya.

Engkaudan cinta-kasihmu tak terbelah dalam kekuasaan sementara hati dan diriku tak terbelah dalam kelemahan.

Lantas kapankah pergumulan kekuatan dan kelemahan akan tuntas ?

Jiwaku, maafkanlah akau, ampunilah aku !

Engkau telah menguakkan kebahagiaan yang berada diluar kuasa jangkauanku,

Engkau dan kebahagiaan bertapa di puncak gunung yang tinggi.

Sementara kesengsaraan dan diriku terbaring bersama dikecuraman dasar jurang.

Lalu akankah tiba suatu masa di mana puncak gunung bersua dengan kecuraman dasar jurang ?

Jiwaku, maafkanlah aku, ampunilah aku !

Keindahan telah engkau tampakkan padaku tetapi engkau pun segera menyembunyikannya kembali.

Engkau dan keindahan hidup dan bercahaya.

Sementara aku dan kebodohan berkubang bersama dalam kegelapan yang hakiki.

Lantas akankah tiba suatu masa dimana kegelapan akan tertembus oleh cemerlang cahaya ?

Kecemerlanganmu akan berkunjung bersama kedatangan akhirat kelak, namun kini engkau menuturkannya sebagai suatu awal keberangkatan.

Ragaku dan kehidupan kini menderita bersama sepanjang kami masih berada dalam ruang kehidupan.

Jiwaku, inilah yang tak kunjung kupahami.

 Engkau terbang cepat memasuki alam keabadian sementara ragaku hanya beringsut sangat perlahan menuju muara kehancuran.

Engkau tidak bisa menungguku sedangkan ragaku tidak dapat dipacu.

Jiwaku, inilah siksa batinku.

Engkau mengunjungi sang Kekasih ditengah kesenyapan malam dan mengkhidmati pucuk-pucuk indahnya kebersamaan.

Sedangkan ragaku senantiasa tertinggal terbakar oleh gelegar prahara antara harapan dan perpisahan.

Jiwaku, inilah ujung derita batinku,

Jiwaku, maafkanlah aku, ampunilah aku . . .

 

create  Kahlil Gibran

 

         Syair diatas adalah karya kahlil gibran, saat buka-buka box buku  kebetulah aku menemukan buku yang aku beli 9 tahun silam saat aku masih SD kelas 6. Dari kecil aku sudah suka banget membaca tentang puisi-puisi dan syair penggugah jiwa karena aku bisa mengexpresikan diri bertemu dengan diriku sendiri. So, Hidup ga seperti yang kita inginkan terkadang harus berjalan sesuai dengan jalan yang telah ditentukan . .ˆ–ˆ

 

Lenong Bintang Timur

Pimpinan Abdul Aziz

Eva Maulidah

Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat

blog dipta

melangit dan bercahaya!

Catatan Hidup

Jadikan semua kejadian sebagai pembelajaran hidup

Celotehan

Yaa... Celotehan

Sri Rahmi's Weblog

Warna warni hidup ku.. :)

re-mark-a-blog

A Remarkable Blog by Justisia Nita

POJOK LANGIT BIRU

Memperbaiki Kondisi Internal Ummat

Sampaikan Walau Satu Ayat

DIPERSILAHKAN JIKA INGIN MENGCOPY DAN MENYEBARLUASKAN ARTIKEL PADA BLOG INI.

Bunda Gawul

Seorang Bunda Yang Ingin Berbagi